kau bagaikan bunga mawar yang terpasang indah dalam sebuah etalase kaca
yang disusun begitu menarik untuk dilihat oleh berjuta pasang mata,
termasuk aku. warna merahmu terpancar begitu mempesona, bagai pusat
warna dalam etalase, begitu sempurnanya pasangan mahkota-mahkota yang
terangkai rapi sehingga terlihat tanpa cacat dari sisi manapun, langsung
menjadi pusat perhatian saat melihat ke dalam etalase mawar merah
duri-duri kecil yang menyelimuti tangkaimu, sekan-akan tertutup oleh
indahnya bunga yang kau topang di ujung tangkai, bahkan duri itu dirubah
sedemikian rupa menjadi penghias tangkai penopang bunga
banyak yang ingin menyentuhmu, membelaimu, bahkan memilikimu, mungkin
salah satunya aku. ada daya etalase kaca masih tertutup rapat menjadi
pelindungmu. membuatmu masih aman dalam kesendirian tnapa ada yang
memiliki. hanya dapat dilihat, entah sampai kapan. begitu banyak yang
ingin memilikimu, jika aku pergi sebentar saja, mungkin kau sudah tak
ada, manjadi miliknya…\

